Minder Dengan Bau Mulutmu? Sudah Coba 5 Hal Ini Belum?

bau mulut
Punya bau mulut merupakan hal yang sangat tidak menyenangkan. Nggak hanya membuat orang-orang menjauh dan bikin minder, bau mulut juga bisa menjadi salah satu pertanda timbulnya penyakit atau ‘kerusakan’ pada mulut dan bagian dalam!

Secara ilmiah, bau mulut dikenal dengan nama halitosis. Kondisi ini dimiliki oleh setidaknya 1 dari 3 orang! Dari jumlah tersebut 90% kasus halitosis menunjukkan bahwa bau mulut berasal dari kerusakan gigi, tenggorokan, dan juga amandel.

Apa kamu punya? Jangan khawatir, bau mulut alias halitosis bisa dicegah dan disembuhkan kok! Kali ini tim Audydental akan memberikan beberapa tips buat kamu! Yuk, lihat!

1. Gunakan obat kumur

bau mulut

Sumber: Complete Dental Care

Solusi yang paling sering diajukan oleh para profesional nggak lain adalah penggunaan obat kumur disertai dengan menyikat gigi teratur.

Alasannya sederhana. Kebanyakan obat kumur mengandung senyawa chlorhexidine dan cetylpyridinium yang berfungsi sebagai agen anti-bakteria mulut yang terbukti efektif dalam melawan bau mulut.

Namun, kedua senyawa ini mempunyai efek samping yakni membuat gigi terlihat bernoda. Jadi, obat kumur nggak disarankan untuk digunakan jangka panjang ya.

2. Lebih banyak minum air

Bau Mulut

Sumber: Max Pixel

Apakah kamu sudah minum cukup air hari ini? Mulut yang kering bisa menjadi salah satu alasan munculnya bau mulut. Karena, biasanya terjadi akibat sel-sel mati yang membusuk di dalam rongga mulut dan lidah.

Untuk menghindari situasi ini, kamu bisa coba untuk mengkonsumsi air lebih banyak. Ini berguna untuk meningkatkan produksi air liur alami yang bisa melawan bakteri-bakteri dalam mulut. Minum lebih banyak bila kamu sedang merasa tidak enak badan, ya!

3. Konsumsi makanan berserat

bau mulut

Sumber: Health and Beauty Treatment

Makanan yang penuh serat seperti seledri, apel, wortel, dan biji-bijian tertentu bisa mencegah halitosis. Makanan yang berserat membantu membersihkan gigi dari plak-plak penyebab bau mulut. Selain itu, makanan ini juga membantu dalam produksi air liur yang berfungsi melawan bakteri. Yuk, rajin makan sayur!

Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi daun herbal untuk membantu dalam pernapasan. Daun herbal seperti teh hitam dan teh hijau mempunyai kandungan polyphenol yang bisa mengeliminasi kumpulan sulfur hasil oksidasi bakteri dalam mulut.ingat! nggak boleh pakai gula ya!

4. Menyikat lidah dan menggunakan benang gigi rutin

bau mulut

Sumber: DoDLive

Lidah yang kotor serta bagian dalam mulut yang kurang bersih juga dapat menyebabkan napas menjadi sangat bau. Oleh karena itu, basmi kuman-kuman penyebab bau mulut yang menempel pada gigi dan juga lidah.

Ketika kamu menggosok gigi, selain berkumur dengan menggunakan mouthwash, kamu juga harus membersihkan lidah dengan menggunakan tongue scraper atau bisa juga dengan sikat gigi.

5. Hindari rokok!

bau mulut

Sumber: Birmingham Mail

Rokok yang merusak gigi dan gusi pastinya akan menyebabkan bau mulut yang berlebihan. Bau tembakau yang terbakar memang sudah jelas, namun zat-zat lain yang ada dalam rokok umumnya tertinggal dan membekas di dalam mulut sehingga menyebabkan napas tidak enak.

Senyawa pirola, dimethylpyrazine, dan juga ethylpyridine yang ditemukan dalam kandungan rokok adalah senyawa yang mempunyai bau paling busuk.

Nah, terbayang bukan dari mana bau napas berasal sekarang?


Baca juga: Ini Tanda-Tanda Kamu Harus Implan Gigi! Yu, Cek Dulu!


Namun, pada akhirnya bila bau mulut tidak kunjung hilang, sudah sepatutnya kamu mencari pertolongan profesional. Karena bisa jadi, bau mulutmu disebabkan gigi berlubang atau infeksi yg tidak kamu ketahui.

Bila dibiarkan, gangguan mulut ataupun gigi apapun bisa semakin parah. Lebih amannya, bila menemukan masalah langsung kunjungi klinik gigi terpercaya seperti Audydental!

Tim dokter gigi profesional dari Audydental akan menjawab kebutuhan perawatan kesehatan dan kecantikan dari gigimu. Yuk, jaga kesehatan mulut dan gigi sekarang!


Baca juga: Ternyata, Ini yang Namanya Veneer Gigi! Kamu Sudah Tahu?


Share on:
Facebook Twitter Plusone Pinterest Email

Ternyata, Banyak Juga Tipe Dokter Gigi yang Kita Nggak Kenal

Tipe Dokter Gigi

Sumber: First Post

Mungkin kamu bingung harus pergi ke mana kalau mau mengadukan masalah gusimu yang meradang. Atau gigi bolong. Atau sakit gigi yang nggak diketahui penyebabnya.

Haruskah ke dokter gigi biasa atau dokter gigi spesialis? Kalau spesialis, spesialis apa? Apa yang membuat mereka spesial?

Dalam keadaan sakit, pasti akan makin menyiksa kalau kamu nggak tahu harus meminta pertolongan pada siapa.

Nah. Biar nggak muter-muter bolak-balik mencari penyelamat gigimu, mending kenalan dulu dengan 8 (yup, sebanyak ini) tipe dokter gigi spesialis ini! Apa aja?

1. Dokter gigi anak

Tipe Dokter Gigi

Sumber: My Baby

Dokter gigi yang satu ini punya tantangan yang besar karena pasien yang mereka tangani. Anak-anak sebagai pasien yang cenderung takut dengan dokter gigi sulit banget mau menurut.

Selain harus bisa membuat anak tenang saat diperiksa, dokter ini juga harus mampu meninggalkan kesan yang bersahabat pada si anak. Biar kedepannya nggak kapok ke dokter lagi. Makanya, mereka dibekali psikologi anak sewaktu kuliah.

2. Orthodontist

Buat kamu yang merasa gigimu nggak tertata seperti seharusnya, kamu perlu mencari ahli orthodontist. Mereka adalah dokter yang punya keajaiban estetika. Mereka adalah seniman yang bisa menyempurnakan susunan gigi kamu.

3. Endodontist

Tipe Dokter Gigi

Sumber: skyesxsquad

Kalau dokter gigi ini adalah dokter yang kamu sering temui. Mereka sangat ahli dalam menambal gigi, merawat gigi berlubang, melakukan perawatan saraf gigi (perawatan saluran akar) dan banyak lagi!

Perawatan estetika gigi seperti veneer gigi, crown gigi, dan bleaching (teeth whitening) juga termasuk beberapa keahlian dokter ini.

Mereka sering dianggap dokter gigi umum oleh masyarakat. Padahal, masih ada 5 dokter spesialis lagi yang punya keahlian khusus!

4. Periodontist

Tipe Dokter Gigi

Via – Audy Dental

Membersihkan karang gigi merupakan makanan sehari-hari untuk dokter gigi ini. Selain itu, dokter ini juga menguasai masalah-masalah pada gusi, seperti penurunan gusi, gusi berdarah, atau radang gusi.

Perawatan kecantikan gusi seperti gum lifting untuk menghilangkan keluhan gusi terlihat saat senyum juga menjadi bagian dari keahlian mereka.

Selain itu, buat kamu yang gusinya hitam karena merokok bisa datang ke dokter ini untuk mengembalikan warna gusi (gum rejuvenation/ gingival ablation)kamu menjadi pink yang sehat dan cerah.

5. Ahli bedah mulut

Tipe Dokter Gigi

Sumber: Ygeiapress

Jika kamu memiliki masalah gigi yang cukup aneh, dan dokter endodontis bingung menanganinya, dokter bedah mulut akan turun tangan!

Dokter bedah mulut merupakan ahli dalam masalah pencabutan gigi kompleks, operasi gigi bungsu, kista, tumor, ataupun rahang yang bermasalahnya.

Pokoknya, penyakit-penyakit yang butuh prosedur kompleks (seperti operasi), dokter bedah mulutlah ahlinya.

6. Prostodontist

Tipe Dokter Gigi

Sumber: istockphoto

Gigi patah atau gigi copot karena jatuh bukan jadi halangan buat kamu tampil tetap menawan. Tenang aja, kamu tinggal berkunjung ke dokter gigi prostodontis*! Mereka bisa menghilangkan rasa nggak percaya diri kamu karena gigi ompong. Mereka ini ahlinya membuat gigi palsu yang sesuai dengan rahangmu.

7. Oral medicine

Tipe Dokter Gigi

Sumber: Dental Aux Austin

Dokter gigi ini punya keahlian khusus di bidang penyakit mulut (dokter mulut), seperti sariawan, jamur pada mulut, bakteri, dan berbagai infeksi virus. Mereka ini akan bekerja sama dengan dokter gigi bedah mulut jika pasiennya membutuhkan prosedur pembedahan

8. Dental radiologist

Tipe Dokter Gigi

Sumber: Tender Care Dental

Dokter ini tidak membantu pasiennya dengan alat-alat medis, tapi dengan hasil analisis yang dia berikan. Dokter ini memiliki keahlian untuk menginterpetasi hasil radiologi gigi seorang pasien dan akhirnya memutuskan apakah gigimu perlu dibedah atau tidak.


Ternyata pekerjaan dokter gigi itu bukan hanya menambal gigi bolong, memasang kawat gigi, ataupun mencabut gigi. Mereka memiliki bidang yang dikerjakan sesuai keunggulan mereka.

Jadi, kalau ada kegelisahan di mulut, sudah tahu dong harus konsultasi ke dokter gigi yang mana?

Nah. Setelah memahami informasi tentang dokter gigi spesialis, kamu juga harus mencari dokter gigi yang memang memiliki pengalaman dan latar belakang yang bisa dipercaya! Tim dokter-dokter gigi spesialis Audy Dental salah satunya!

Share on:
Facebook Twitter Plusone Pinterest Email

Hal-hal Yang Harus Diperhatikan Pasca Cabut Gigi dan Operasi Gigi Bungsu

Klinik-Dental-Implant-di-Jakarta

Berikut ini adalah beberapa hal yang harus di perhatikan pasca Operasi gigi

Beberapa hal yang normal terjadi setelah operasi :

1. Adanya rasa sakit, sehingga sesegera mungkin konsumsi obat anti nyeri yang diberikan
2. Terkadang terjadi pembengkakan selama beberapa hari
3. Bisa terjadi pendarahan minimal

Hal-hal yang harus kamu lakukan Pasca Operasi Gigi dan Mulut antara lain:

1. Lakukan penekanan di area luka dengan menggigit kassa selama kurang lebih 1 jam setelah operasi
2. Jangan berkumur-kumur kuat dalam waktu 24 jam setelah operasi
3. Diet lunak selama kurang lebih 3-5 hari
4. Hindari makan dan minum yang panas
5. Dilarang merokok dan mengkonsumsi alkohol minimal selama 1 minggu setelah operasi
6. Jangan mempermainkan tangan dan lidah di area operasi
7. Istirahat yang cukup
8. Usahakan nggak membuka mulut terlalu lebar dan hindari terlalu banyak berbicara dulu
9. Rawat kebersihan rongga mulut, dengan :
a. Setiap sesudah makan bilas mulut dengan berkumur air putih
b. Sikat gigi dengan perlahan
c. Kumur dengan obat kumur 2x/hari
10.Konsumsi obat sesuai dengan resep yang di berikan
11.Bila ada pendarahan atau rasa sakit yg hebat hubungi customer service klinik kamu
12.Kontrol kembali 7-10 hari setelah operasi

Demikian hal-hal yang harus dilakukan dan dihindari untuk kamu yang baru aja melakukan operasi gigi bungsu atau pencabutan gigi. Semoga bermanfaat.. ^__^

More info mengenai cabut gigi dan operasi gigi bungsu di Audy Dental bisa menghubungi customer service kami:

Lusinta (Call)                         : 021 717 944 28

Ulfi (Call)                                : 021 2912 4856

Endri (SMS/Whatsapp)         : 0812 8257 5375 

Line                                        : @audydental (pakai@) 

Baca artikel kami lainnya:

– Gigi bungsu miring, harus dicabutkah?

– Implant Gigi

– Dampak Gigi Bungsu Miring

Share on:
Facebook Twitter Plusone Pinterest Email

Gigi Bungsu Miring? Perlukah Dioperasi?

Nggak semua gigi bungsu perlu dicabut. Bila gigi bungsu kamu tumbuh lurus sempurna dan ngga mengganggu sebelahnya maka gigi ngga perlu dicabut. Gigi bungsu perlu dicabut bila:

  1. Gigi hanya muncul sebagian
  2. Bila ngga ada gigi lawannya
  3. Bila posisinya miring
  4. Dan bila posisinya terlalu dibelakang sehingga sikat gigi sulit menjangkau gigi tsb

Solusi untuk Mengatasi Masalah di Gigi Bungsu Kamu yang Miring

 Biasanya bila kamu merasa nyeri di gigi atau gusi paling belakang karena gigi bungsu ini, pertama kali kamu memang perlu cek ke drg terdekat untuk tahu apa penyebab nyerinya, karena bisa berbeda-beda seperti yang telah disebutkan di artikel Gigi Bungsu Kamu Miring? Apa Dampaknya? Bila perlu, gigi akan dironsen untuk memastikan penyebabnya.

Berdasarkan penyebab rasa nyerinya, solusi yang mungkin dilakukan di gigi kamu antara lain:

1. Bila sumber sakitnya pada gigi depannya yang berlubang.

Pertama kali, gigi depannya dilakukan perawatan saluran akar terlebih dahulu untuk menghilangkan nyeri yang kemudian diikuti dengan pencabutan gigi bungsu melalui operasi kecil (disebut odontectomy). Ini harus segera ya.. agar gigi di depan gigi bungsu masih bisa dipertahankan.

Gigi-Depan-Berlubang-Akibat-Gigi-Bungsu-Miring-2

Kondisinya seperti pada gambar di atas

2. Bila nyeri karena pericoronitis (baca artinya disini). Maka ada 2 kemungkinan yang bisa dilakukan: operculectomy atau pencabutan gigi bungsu.

a. Operculectomy, yaitu tindakan mengambil gusi yang berada di atas permukaan gigi bungsu. Ini dilakukan bila:

  • posisi gigi bungsunya bagus (tidak miring dan tumbuh sempurna) serta gigi lawannya juga tumbuh sempurna sehingga gigi masih berguna untuk mengunyah makanan
  • Tidak ada lubang di gigi atau kalaupun ada lubang masih bisa ditambal.

operasi-gusi-gigi-bungsu-dengan-operculectomy

Ini foto contoh before-after tindakan operculectomy (hanya mengambil gusi di  permukaan gigi bungsu)

b. Odontectomy (bedah gigi bungsu), yaitu tindakan mencabut gigi bungsu secara bedah minor. Karena posisinya biasanya miring atau terbenam sebagian, gigi bungsu tidak bisa dicabut dengan cara biasa. Biasanya, gusi perlu dibuka sedikit untuk memungkinkan alat bisa mengakses gigi yang akan diambil. Makanya diperlukan tindakan operasi kecil.

Sebelum tindakan operasi, biasanya kamu perlu melakukan ronsen (x-ray) panoramic dulu untuk memperlihatkan arah dan posisi gigi bungsu serta kondisi akar gigi sebagai panduan dokter dalam prosedur operasinya. Bila ada nyeri atau bengkak pun biasanya diperlukan pengobatan terlebih dulu sebelum tindakan operasi dilakukan.

So, secara garis besar bila kamu merasa punya masalah dengan gigi bungsu, umumnya tahapan yang harus dilakukan adalah:

  1. Periksakan ke drg terdekat untuk mengetahui penyebab nyeri di gigi bungsu. Disini biasanya kamu akan diberi obat-obatan yang diperlukan bila kamu perlu tindakan operasi.
  2. Bila perlu, drg akan memberi rujukan untuk melakukan ronsen x-ray panoramic (ini wajib bila tindakan yang dilakukan adalah operasi gigi bungsu)
  3. Bila kamu memiliki kondisi medis khusus seperti riwayat penyakit jantung, diabetes, kelainan darah, hepatitis dsb, biasanya kamu juga perlu dirujuk ke dokter spesialis yang relevan untuk menyiapkan kondisi kamu supaya sehat dan well-prepared sebelum tindakan dilakukan
  4. Buat appointment dengan drg spesialis bedah mulut terdekat untuk tindakan operasi
  5. Tindakan operasi dilakukan.Jangan lupa membawa ronsen panoramik dan makan serta istirahat yang cukup sebelum tindakan ya.. Karena prosedurnya simple dan anestesinya local di gusi, maka kamu ngga perlu puasa sebelum tindakan.
  6. Kontrol pasca operasi dan buka jahitan, umumnya dilakukan seminggu setelah operasi

Demikian informasi dari Audy Dental. Semoga bermanfaat… ^__^

 

For More Info atau Reservasi ke Dokter Gigi Spesialis Bedah Mulut di Audy Dental, kamu bisa hubungi Customer Service kami di:

Lusinta (Call)                         : 021 717 944 28

Ulfi (Call)                                : 021 2912 4856

Endri (SMS/Whatsapp)         : 0812 8257 5375 

Line                                        : @audydental (pakai@) 

Share on:
Facebook Twitter Plusone Pinterest Email

PERTOLONGAN PERTAMA BILA SAKIT GIGI

Sakit gigi emang sangat mengganggu.. sering kali gigi yang sakit mengganggu aktivitas, mood, dan waktu tidur kamu. Bila sakit gigi datang tengah malam atau di hari libur, ini dia pertolongan pertama yang mungkin bisa kamu lakukan sementara saat tidak mungkin mencapai dokter gigi:

  1. Minum obat-obat pereda nyeri, biasanya yang cukup ampuh meredakan sakit gigi dan beredar bebas di pasaran adalah obat-obat golongan asam mefenamat dan kalium diklofenak. Kalo dirumah stok pain-killer habis, kamu bisa beli di apotik-apotik yang buka 24 jam terdekat dari rumah
  2. Kumur-kumur air garam hangat atau obat kumur antiseptik. Telah terbukti air garam hangat memiliki efek antiseptic atau mematikan kuman.
  3. Sikat gigi perlahan hingga bersih di area yang sakit
  4. Bila sakit gigi terjadi karena lubang dan tidak terlihat adanya bengkak di gusi atau area pipi didekatnya, salah satu cara yang mungkin bisa meredakan nyeri adalah ambil kapas dan bulatkan kecil lalu teteskan minyak cengkeh di kapas tsb. Setelah itu masukkan kapas ke lubang gigi. Minyak cengkeh diketahui mengandung zat yang dapat meredakan nyeri akibat radang pada gigi.
  5. Bila sakit terutama terjadi saat menggigit, hindari makanan yang keras dan mengunyah di sisi tersebut
  6. Bila terdapat bengkak di pipi atau area sekitar mulut, jangan gunakan koyo karena bisa berakibat timbulnya fistula (semacam bisul) di pipi yang akan sulit hilang bekasnya setelah bengkak hilang
  7. Jangan serta merta minum antibiotik. Konsumsi antibiotik harus dilakukan secara bijaksana dan sesuai kebutuhan. Tidak semua sakit gigi memerlukan antibiotic dan hanya antibiotik golongan tertentu yang bisa mematikan kuman pada gigi. Penggunaan antibiotic yang tidak tepat dapat beresiko resistensi obat sehingga nantinya antibiotic bisa tidak dapat lagi bekerja optimal untuk mengatasi infeksi di tubuh kamu.

Bila dengan hal-hal di atas rasa nyeri terus berlangsung, segera ke dokter gigi untuk memperoleh penanganan darurat untuk mengatasi nyeri gigi. Sakit pada gigi atau gusi kebanyakan menandakan adanya proses radang atau infeksi sehinggga segeralah periksakan ke dokter gigi untuk mengetahui tindakan pengobatan apa yang harus kamu jalani sebelum infeksi makin bertambah parah atau terjadi terus-menerus.

Audy Dental buka sabtu dan minggu pada pukul 10.00 – 21.00 bila kamu memerlukan penanganan darurat untuk mengatasi rasa nyeri

Untuk konsultasi lebih lanjut atau pertanyaan bisa langsung comment di bawah ini atau hubungi 

Lusinta (Call)                          : 021 717 944 28

Ulfi (Call)                                : 021 2912 4856

Endri (SMS/Whatsapp)         : 0812 8257 5375 

Line                                        : @audydental (pakai@) 

Baca Juga Artikel Lainnya:

– Implant Gigi Sebagai Alternatif Gigi Tiruan Permanen

– Berbagai Jenis Behel yang Ada Saat Ini

– Kapan Pemasangan Behel Gigi dapat Dimulai

– Bau Mulut: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Share on:
Facebook Twitter Plusone Pinterest Email