Blog Detail

behel gigi 4

Kok Ragu Mau Pasang Behel? Kenali Mitos Dan Faktanya Berikut Ini

Dear sahabat Audy,

Diantara kamu pasti ada yang bingung dan bertanya-tanya, gimana sih cara pasang behel dan apa saja efeknya? Mungkin kamu memang butuh pasang behel karena mau memperbaiki susunan gigi kamu yang agak berantakan, atau memang karena ingin ikut tren saja?

Tapi nggak semua orang tahu beberapa informasi terkait pemasangan behel. Kebanyakan mereka cuma mendengar asumsi dari beberapa orang terdekat yang pernah memasang behel, yang nggak semuanya benar atau salah.

Mungkin kamu pernah dengar beberapa mitos atau fakta berikut yang akan mungkin bakal mengubah persepsi kamu soal pemasangan behel. Yuk, kita cek!

1. ‘Pasang behel itu mahal’

Katanya sih, begitu ya. Padahal soal harga sebenarnya relatif tergantung dari kasus yang ditangani oleh dokter spesialis ortodontis. Ada banyak faktor lain juga seperti kualitas bahan dan varian dari besi yang menempel di kawat gigi (bracket ortho) yang dijual di pasaran.

Tergantung merk yang diinginkan juga, ya. Cuma, memang tergantung kasusnya juga, nggak semua perawatan behel selesai dengan cepat. Diestimasi perawatan ortodonti ringan membutuhkan waktu 3-6 bulan agar tulang di sekitar gigi terbentuk kembali hingga stabil.

Kalau dihitung-hitung, memang kisaran harga untuk pemasangan behel untuk kasus spesialis ortodontis cukup mahal, berada diantara kisaran 4-8 juta Rupiah. Jadi, bisa dikatakan ini adalah fakta ya. Demi tampilan gigi dan rahang yang lebih bagus, kenapa nggak kan loyal costumer?

2. ‘Pasang behel itu mengganjal mulut dan rahang’

Kalau dipikirkan secara logika, ini benar sih. Mungkin lebih karena kurang nyaman saja di awal-awal pemasangatan karena behel merupakan sebuah benda asing yang dipasang di rongga mulut. Otomatis, pengguna akan butuh waktu beradaptasi untuk itu.

Jadi, ini juga adalah fakta. Tapi, seiring waktu tentunya nanti juga akan terbiasa.

3. ‘Pasang behel itu gampang karatan’

Langsung dijawab aja ya, ini mitos. Meskipun di dalam rongga mulut itu ada air liur yang sifatnya mengandung zat korosif, ionik, dan thermal sehingga rongga mulut merupakan tempat ideal terjadinya korosi tetapi bahan dari behel itu sendiri adalah stainless steel yang pastinya cocok untuk kondisi rongga mulut.

Stainless sendiri mengandung kromium yang membentuk lapisan oksida yang dapat mencegah terjadinya korosi. Jadi, nggak usah khawatir loyal costumer, harga pemasangan behel untuk merapikan gigi itu sebanding dengan kualitasnya kok.

4. ‘Pasang behel itu membuat nyeri’

Loyal costumer, sebenarnya persepsi nyeri ini agak sulit diukur karena sifatnya yang kompleks pada kasus apa yang ditangani oleh dokter spesialis ortodonti tersebut.

Toleransi terhadap rasa nyeri pada tiap orang juga pasti berbeda-beda kan. Normalnya, pergerakan gigi pada saat perawatan ortodonti akan menyebabkan reaksi inflamasi pada jaringan penyangga gigi dan pulpa yang berisi banyak pembuluh darah dan saraf.

Mungkin dari sana, persepsi sakit pada pasien akan muncul. Disinyalir, ini fakta ketika waktu penyesuaian awal. Tetapi semakin lama, maka pasti akan bisa beradaptasi dengan sendirinya.

5. ‘Pasang behel itu pasti bikin keren’

Ini lagi-lagi soal selera sih, ya. Tapi ini sebenarnya asumsi yang berkembang karena suatu tren, yang bisa sedang naik dan turun dan sewaktu-waktu. Pada dasarnya, pemasangan behel dilakukan karena sesuai dengan kasus yang dialami pasien dan juga rekomendasi dokter spesialis ortodontis yang bersangkutan.

Kalau soal keren atau nggak, ya itu tergantung tujuan dan pembawaan juga sih. Behel itu akan terlihat hasilnya setelah dipasang dengan waktu yang optimal, yang memang bisa membuat tampilan gigi dan tampilan rahang jadi lebih keren dari sebelumnya.

Tapi, untuk sekedar gaya-gayaan, sepertinya nggak deh. Biasa aja kok pada akhirnya. Namanya juga mitos ya.

6. ‘Pasang behel itu bisa bikin kurus’

Sering dengar nggak anggapan soal pemasangan behel bisa bikin kurus? Kalau disambungkan dengan bahasan nomor 4 sebelumnya yang tentang rasa nyeri, bisa jadi memang membuat tidak nafsu makan.

Tetapi, selama waktu perawatan itupun tubuh tetaplah membutuhkan asupan nutrisi yang cukup. Solusinya adalah mengganti bentuk makanan yang lebih mudah dikunyah dan semacamnya. Selain mengurangi stimulasi sakit, juga agar membiasakan rongga mulut.

Kalau pada akhirnya efek pemasangan behel itu bisa menjadikan pasien lebih kurus, itu adalah efek yang kecil sekali. Lagipula, pasti ada penyebab besar lain kalau sampai kehilangan berat badan. Disimpulkan, ini juga mitos lho.

7. ‘Pasang behel itu bisa membuat citarasa makanan jadi berkurang’

Mungkin loyal costumer pernah dengar ya dari teman-teman yang sudah menggunakan behel, kalau mereka sedang memakan atau meminum sesuatu, maka citarasanya pasti akan berbeda.

Lagi-lagi, ini hanyalah mitos. Behel sebenarnya nggak ada hubungan langsung dengan citarasa makanan dan minuman yang berkurang karena hanya berfokus pada rehabilitasi gigi dan rahang, juga pergerakan gigi. Jadi, nggak ada hubungan langsung ya dengan indera perasa.

Kalau sudah tahu infonya begini, loyal costumer mestinya udah nggak ragu lagi dong ya kalau mau memasang behel. Kalau masalah harga pasang behel memang variatif ya, tetapi pilihlah klinik gigi yang sudah terpercaya dan berkompeten di bidangnya.

Untuk itu, loyal costumer bisa berkunjung ke klinik gigi Audy Dental terdekat. Khusus untuk loyal costumers yang berdomisili di Tangerang, BSD, dan sekitarnya, maka bisa langsung datang di klinik Audy Dental yang beralamat di Ruko Grand Boulevard Blok Q No. 3 BSD City Tengerang Selatan.

Kalau masih ragu dan ada yang perlu ditanyakan, maka loyal costumer bisa menghubungi kontak telpon di (021) 53161399. Sayangi gigimu ya!

cara memutihkan gigi

0 Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published.