Blog Detail

sakit gigi

5 Cara Mudah Meredakan Nyeri Saat Sakit Gigi

5 Cara Mudah Meredakan Nyeri Saat Sakit Gigi

Nyeri ringan sampai berat di gigi dan area sekitarnya umumnya disebabkan oleh kerusakan gigi. Rasa sakit mungkin datang dan pergi atau bisa juga konstan. Saat sedang sakit gigi, kemungkinan besar kamu akan merasakan gejala nyeri saat menggigit atau mengunyah. Gigi juga menjadi sangat sensitif terhadap suhu makanan, gusi dan pipi dekat gigi menjadi bengkak, gusi berdarah, dan nyeri nyut-nyutan di gigi.

Jangan sampai aktivitasmu terhambat karena sakit gigi. Yuk, simak 5 cara mudah menangani nyeri saat sakit gigi berikut ini!

1. Berkumur Air Garam

Sebelum pergi ke dokter gigi, cobalah untuk mengurangi rasa nyeri tajam pada gigimu. Salah satu cara mengatasi sakit gigi yang sudah terkenal ampuh yaitu dengan berkumur air garam hangat. Air garam dapat berperan sebagai disinfektan alami.

Sama seperti obat kumur lainnya, air garam mampu membantu melepaskan partikel sisa makanan yang menyangkut di gigi. Selain itu, peradangan dapat diredakan serta luka di bagian dalam mulut akan membaik dengan bantuan air garam hangat.

Langkah membuatnya juga cukup mudah. Kamu hanya perlu mencampur ½ sendok teh garam ke dalam segelas air hangat. Gunakan air tersebut untuk berkumur. Larutan ini jangan ditelan ya!

2. Berkumur dengan Hidrogen Peroksida

Saat mengalami sakit gigi, kamu bisa menggunakan hidrogen peroksida sebagai pereda sakit di rumah. Bahan ini dapat membantu melawan bakteri dan kuman yang ada di mulut dan gigi yang mengalami peradangan. Tak hanya itu, plak dan gusi berdarah juga dapat kamu atasi dengan cairan ini sehingga rasa sakit dan gejala sakit gigi dapat berkurang.

Sebelum menggunakan hidrogen peroksida, kamu harus mencampurnya dahulu dengan air agar gigi dan gusi yang sehat tetap aman. Penggunaan bahan ini tanpa air dapat membahayakan gigi dan gusi. Campur 3 persen hidrogen peroksida dengan air dalam jumlah yang sama. Lalu, gunakan sebagai cairan kumur. Ingat, cairan ini tidak untuk diminum, ya!

3. Kompres Dingin

Sakit gigi umumnya diikuti oleh bengkak di gusi dan pipi dekat lokasi sakit. Bengkak yang muncul mungkin menunjukkan adanya infeksi dalam gusi. Untuk mengatasi masalah ini, kamu dapat mengompres pipi yang bengkak dengan air dingin atau es.

Kompres dingin akan membuat pembuluh darah menyempit sehingga sakit berkurang. Rasa dingin juga dapat mengempeskan bengkak dan meredakan radang.

Kompres dapat berupa es yang dibungkus handuk kemudian ditempelkan di bagian yang bengkak selama 20 menit. Kamu dapat mengulangi proses ini setiap beberapa jam.

4. Manfaatkan Bawang Putih

Bahan – bahan di dapur juga bisa kamu manfaatkan untuk mengurangi nyeri nyut – nyutan akibat masalah gigi. Salah satunya adalah dengan penggunaan bawang putih sebagai antibiotik alami. Bawang putih mengandung alisin, yang dipercaya dapat membantu melawan infeksi.
Konsumsi bawang putih melalui masakan sehari – hari telah populer untuk menurunkan kerentanan terhadap infeksi. Agar efeknya lebih cepat dan ampuh, coba haluskan dan hancurkan bawang dengan sedikit garam dan segera dioleskan ke area yang terinfeksi.

Meski tidak akan menyembuhkan infeksi, namun tips ini bisa meredakan nyeri dan mencegah infeksi bertambah berat.

5. Minum Obat Pereda Sakit

Bila cara – cara alami tidak mampu mengobati sakit gigimu, mungkin kamu membutuhkan obat pereda rasa sakit. Beberapa obat yang dapat dikonsumsi di antaranya adalah paracetamol atau ibuprofen.
Kamu juga bisa mengonsumsi aspirin atau asam mefenamat untuk menurunkan rasa nyeri. Obat ini dikonsumsi berdasarkan resep dari dokter. Selain itu, gunakanlah obat sesuai petunjuk dan arahan dokter.

Cara mengatasi sakit gigi memang dapat dilakukan dengan bantuan beberapa bahan alami. Meski begitu, jika kondisi gigimu tidak kunjung membaik, disarankan kamu segera mengonsultasikannya ke dokter gigi. Kamu bisa mengunjungi cabang Audy Dental terdekat di kotamu untuk mendapatkan pengobatan yang tepat dan cepat. Sehat selalu untuk kita semua!

0 Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published.